Sudah Pantaskah Diri Kita…??

Seorang anak yang berusia 10 tahun meminta orang tuanya untuk dibelikan mainan baru. Seorang anak yang berusia 15 tahun meminta orang tuaya untuk dibelikan sepeda motor, dan seorang anak yang berumur 20 tahun meminta orang tuanya untuk dibelikan mobil. Ketiga anak itu sama- sama meminta sesuatu kepada orang tuanya, namun belum tentu ketiga anak tersebut mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Tentu bukan karena orang tuanya tidak menyayangi mereka, tapi karena anak- anak tersebut “belum siap” untuk menerima pemberian tersebut. Sang orang tua tentu tahu yang terbaik untuk anak- anaknya dan sangat paham dengan kualitas serta kesiapan si anak, apabila orang tua melihat nilai raport anaknya yang masih penuh dengan nilai merah, tentu anak ini bisa dikatagorikan belum siap menerima hadiah mobil yang ia minta. Bisa jadi jika ia dibelikan mobil baru, ia akan menjadi semakin malas dan hidupnya menjadi lebih berantakan.

    Padahal orang tua ingin sekali memberikan Apa yang ia minta. Namun apa boleh buat, mereka terpaksa tidak memberikannya karena si anak belum siap menerima. Nah…. Sama hal nya dengan kehidupan… Begitu banyak orang yang berdoa kepada Tuhan untuk meminta kekayaan, penghasilan yang lebih besar, kualitas hidup yang lebih baik, jenjang karier yang bagus, dll.

Namun, kita sering kali tidak siap untuk membenahi dan memantaskan diri terlebih dahulu untuk menerima berkat dari Tuhan. Belajar dikit aja udah ngeluh, masih hobi malas- malasan, sering menunda pekerjaan, dll. Wajar kan kalo doanya belum dikabulkan…??

Jika kita meminta kekayaan, maka kita harus menyiapkan mental dan etos kerja terlebih dahulu agar kelak tak terjerumus dalam kesombongan. Jika kita meminta karier yang bagus, maka kita harus menyiapkan ilmu pengetahuan yang cukup agar kelak ilmu yang kita miliki dapat diamalkan. “Tuhan sama halnya dengan orang tua kita”. DIA tahu mana yang TERBAIK untuk kita. Sebenarnya DIA sangat ingin memberikan Apa yang kita minta, namun kadang kita lah yang belum siap dengan apa yang kita minta.

Persiapkan dan Pantaskan diri dulu …., baru meminta. Kehidupan itu bukan pilihan (pasif), tapi memilih (aktif). Dan “Kehidupan tak akan berubah, jika kita hanya menjalani hidup ini dengan biasa- biasa saja”. Melakukan perubahan memang beresiko, tapi akan jauh lebih beresiko jika hanya diam saja dan tak berbuat apa- apa. Rosulullah bersabda : “Perbaikilah usahamu (ikhtiarmu), niscaya doamu dikabulkan”. But, Are you ready for that…???

PRODUK GELANG KESEHATAN HERBAL - KLIK DISINI