Mengevaluasi Diri dengan Cermin Hati

    Kehidupan ini adalah CERMIN. Karena apapun yang kita lakukan akan mencerminkan siapa diri kita yang sebenarnya. Jika kita senantiasa melakukan hal- hal yang baik di dunia ini, berarti kita adalah orang yang baik, begitu pula sebaliknya. Dan orang- orang yang beruntung adalah orang – orang yang selalu menjadikan segala sesuatu sebagai cermin bagi dirinya sendiri, sehingga ia dapat selalu intropeksi dan berbenah diri agar dapat selalu melakukan hal- hal yang  lebih baik hari demi hari.

    Orang- orang yang merugi adalah orang yang tidak pernah bercermin dengan kehidupannya sendiri. Ia akan merasa bahwa keburukan orang lain sama sekali tidak ada hubungan dengan dirinya. Padahal, saat kita melihat keburukan orang lain. Sebenarnya kita sedang melihat keburukan diri kita sendiri yang sedang dipantulkan. Jika sahabat kita mungkin sering berbicara kasar, bertengkar, berbohong, dll, maka sebenarnya itu adalah peringatan bagi kita dan menjadi alat intropeksi diri, “Mengapa kita belum bisa merubah keadaan disekitar kita menjadi lebih baik..?”

    Kata- kata yang Kita ucapkan juga akan mencerminkan siapa diri kita yang sebenarnya. Jika kita selalu mengatakan kata- kata yang kurang sopan, maka sebenarnya kata- kata itulah yang mencerminkan siapa diri Kita. Seperti halnya sebuat teko. Jika ia diisi dengan kotoran, maka saat dituang juga akan berupa kotoran. Begitu pula sebaliknya. “KITA adalah Apa yang kita katakan, maka biasakanlah berkata BAIK. Agar apa yang kita lakukan senaniasa terarah pada KEBAIKAN”.
Maka untuk bisa memperbaiki keburukan dan kekurangan orang lain, awalilah dengan hati dan jiwa besar kita untuk senantiasa memperbaiki diri sendiri menjadi lebih baik. “Apa yang akan Anda lakukan saat Anda bercermin dan melihat wajah Anda berantakan..?” Anda akan segera membasuh dan membersihkan wajah Anda, apa justru menyalahkan cerminnya..?

Sama halnya dengan sikap. Saat kita merasa bahwa sikap kita masih belum baik, harusnya kita segera sadar dan langsung membenahi sikap kita. Bukanlah menyalahkan orang lain. Rosulullah bersabda, “ Tidak sempurna iman kalian, sebelum kalian mencintai saudara kalian sebagaimana kalian mencintai diri sendiri”.

Apapun yang ada disekita kita adalah CERMIN bagi diri kita sendiri. Bercerminlah selalu dengan kehidupan kita dengan selalu intropeksi diri. Jadikan diri kita sebagai pewarna yang bisa mengubah warna kehidupan menjadi lebih baik, kecuali jika Anda sudah berada di lingkungan yang baik. Maka bersyukurlah kepada Allah . Dan warnailah kehidupan ini dengan warna terbaik yang Anda miliki.

PRODUK GELANG KESEHATAN HERBAL - KLIK DISINI