Mengukur Sejauh Mana Tingkat Kesuksesan Kita


Ada banyak hal dalam hidup ini yang belum kita raih. Waktu masih banyak, dan jalan yang harus ditempuh masih panjang. Jadi masih banyak yang dapat kita lakukan untuk menciptakan perubahan yang berarti & dengan menjadi orang yang bermanfaat dalam hidup ini.

Masa lalu sudah bukan milik kita lagi, karena semuanya hanya tinggal kenangan yang terpendam. Kini saatnya kita bangkit dan menatap indahnya masa depan. Masa depan akan menjadi masa yang kelam, jika kita tidak merencanakan dan mempersiapkan diri kita dari sekarang.

Jadilah sebagai “Future Influencer”, yaitu menjadi orang- orang yang berarti yang dapat merubah masa depan menjadi lebih baik, salah satunya adalah dengan menjadi orang- orang yang sukses. Kesuksesan tersebut dapat kita dapatkan dari rangkaian keberhasilan- keberhasilan kecil kita setiap hari.

Banyak orang menyempitkan pengertian “Kesuksesan”, dengan menganggap bahwa orang yang sukses adalah orang yang mempunyai banyak materi. Padahal, ada banyak acuan untuk mengatakan bahwa seseorang dikatakan “sukses”. Orang yang sukses adalah “orang yang baik” dalam berbagai banyak hal.yang meliputi: akhlak, kesopanan, budi pekerti, ilmu yang dimiliki, tingkat keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah swt, bukan hanya materi semata.

1. Sukses menjadi seorang mukmin :

Pada dasarnya, dengan menjadi seorang mukmin adalah merupakan kesuksesan awal kita. Tidak ada orang yang lebih mulia di sisi Allah dari seorang mukmin. (HR. Ath-Thabrani). Rosulullah juga bersabda : “Sungguh menabjubkan perilaku seorang mukmin. Semua keadaan adalah baik baginya. Jika memperoleh kesenangan ia bersyukur, dan yang demikian itu adalah baik baginya. Dan jika ia ditimpa kesusahan, ia bersabar. Dan yang demikian itu adalah baik baginya. Perilaku itu hanya ada pada diri seorang mukmin”. (H.R Muslim dan Ahmad).

2. Orang sukses adalah orang yang senantiasa melakukan amal shalih :

“Barang siapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki- laki maupun perempuan dalam keadaan beriman,maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih bak dari apa yang telah mereka kerjakan”. (Q.S Al Nahl: 97).

3. Orang yang sukses adalah orang yang baik akhlaknya :

Rosulullah bersabda : “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. (H.R Bukhari). Sebaik- baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Oleh sebab itu, “Carilah apa yang bermanfaat bagi dirimu, mintalah pertolongan pada Allah, dan janganlah lemah”. (H.R Muslim).

Barang siapa yang berbuat kebaikan, maka ia akan dibalas dengan kebaikan pula. Oleh sebab itu, dengan membiasakan berbuat baik, maka rahmat dan pertolongan Allah akan senantiasa mengiringi kita dimanapun kita berada.

4. Orang sukses adalah orang yang berkecukupan :

Rosulullah bersabda : “Siapa yang berpagi hari dalam keadaan aman di tempat tinggalnya, sehat wal afiat badannya, mempunyai makanan untuk sehari itu. Maka seolah- olah Dunia dan seisinya telah terkumpul baginya”. (H.R Tirmidzi dan Ibnu Majah). ”Dan rizki yang baik adalah rizki yang ada di tangan seorang mukmin, cukup, dan disedekahkan kepada orang lain.

5. Orang yang sukses adalah orang yang berilmu dan bekerja keras :

Sebagai seorang muslim, tak cukup hanya dengan berdoa kepada Allah. Namun juga harus diimbangi dengan kerja keras. Rosulullah pun bersabda : “Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (professional atau ahli). Barangsiapa bersusah- payah mencari nafkah untuk keluarganya, maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah. (HR. Ahmad). Allah pasti melihat kerja keras kita, sehingga ia pun pasti akan memberikan imbalan sesuai dengan apa yang kita kerjakan.

6. Orang sukses adalah orang yang sabar :

Inilah hal yang paling sulit dilakukan. Banyak teman kita yang kurang bersabar dalam menjalani hidup ini. Saat rangkaian cobaan menghantam, ia langsung menyerah. Padahal, Allah ingin menaikkan derajat dan kualitas iman kita agar mempunyai derajat seperti derajat para penghuni Surga.

Rosulullah bersabda : “Seorang hamba memiliki suatu derajat di surga. Ketika dia tidak dapat mencapainya dengan amal- amal kebaikannya, maka Allah menguji dan mencobanya agar dia mencapai derajat itu”. (HR. Ath-Thabrani). Bagi orang- orang yang sudah mengetahui, ia justru senang dan menikmati semua cobaan yang menghadang. Karena ia tahu, bahwa pasti ada hikmah dibalik semua itu. Allah pun berfirman : “Selamat atasmu karena kesabaranmu. Maka, alangkah baiknya tempat kesudahan itu”. (Q.S Ar Ra’d: 24).

Sungguh betapa mulianya seorang muslim yang senantiasa menjaga ibadah dan akhlaknya, senantiasa menjaga keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah. Yang tatkala cobaan dan ujian menimpa, hanya kesabaran dan keikhlasan yang ia tunjukkan. Di saat gemerlap dunia kian dahsyat menerpa, ia tetap teguh mempertahankan keimanannya. Ia bisa menjadi penyejuk hati bagi orang- orang di sekitarnya. Dan para Malaikat dan Bidadari Surga pun cemburu karena tingkat kesabaran dan ketaqwaannya yang luar biasa.

Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) salat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (Q.S Al Baqarah: 153).

Bagaimana dengan Anda..? Kira- kira sudah sejauh mana tingkat kesuksesan Anda..? Sudahkan Anda menjadi orang- orang sukses yang dapat menundukkan hawa nafsu di Dunia ini untuk kehidupan di Akhirat yang lebih baik…?? Ingatlah, bahwa Rosulullah pernah bersabda : ”Orang yang cerdik ialah orang yang dapat menaklukkan hawa nafsunya dan beramal untuk bekal sesudah wafat. Orang yang lemah ialah yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan- angan muluk terhadap Allah. (HR. Abu Dawud).

PRODUK GELANG KESEHATAN HERBAL - KLIK DISINI